081381709704
081296641771
D6B1A023

STRATEGI PENJUALAN

1. Gunakan Media Sosial

Di era yang serba mobile ini, media sosial sudah menjadi suatu hal yang wajib dimiliki brand Anda.

Melalui media sosial seperti Facebook dan Twitter, Anda dapat melakukan strategi promosi dengan memperkenalkan brand dan juga produk yang ingin Anda pasarkan kepada pengguna media sosial.

Dengan metode penggunaan media sosial yang tepat, maka pendekatan yang akan Anda lakukan menjadi lebih personal dan juga menjadi ‘lebih dekat’ dengan target market.

Tanpa pendekatan yang baik dengan target market Anda, segala macam strategi pemasaran produk akan sulit dijalankan.

Terutama di era digital sekarang ini, di mana persaingan antar perusahaan menjadi semakin ketat, relasi yang baik dengan pelanggan akan menjadi plus bagi segala jenis usaha.

 2. Menjadi Sponsor Sebuah Acara atau Lomba

Walaupun strategi pemasaran produk melalui social media tergolong sangat efektif, jangan Anda lupakan taktik pemasaran secara offline.

Menjadi salah satu penyelenggara kontes atau menjadi sponsor dalam salah satu kontes yang sedang direncanakan adalah ide strategi pemasaran produk yang baik.

Dengan menampilkan logo Anda pada kontes atau perlombaan tersebut, maka brand yang akan Anda promosikan akan dikenal oleh peserta lomba.

Selain itu, tidak jarang seseorang mencoba produk sebuah minuman atau makanan yang menjadi sponsor sebuah acara. Mengapa?

Karena hanya produk makanan atau minuman itulah yang dijual selama penyelenggaraan acara.

Jadi, apabila Anda ingin memasarkan sebuah produk ke kalangan baru, menjadi sebuah sponsor sebuah acara atau lomba merupakan salah satu cara yang efektif

 3. Bagi-bagi Produk

Selain menjadi sponsor sebuah acara, ada cara lain untuk memasarkan produk Anda secara efektif.

Yang menghalangi seseorang membeli sebuah produk biasanya adalah karena mereka belum pernah mencoba produk tersebut sebelumnya…

…atau karena belum ada teman mereka yang mencobanya.

Jadi, jika brand Anda sedang ingin memperkenalkan sebuah produk atau varian baru dari produk Anda, maka salah satu strategi promosi yang cocok untuk dilakukan adalah dengan memberikan produk langsung kepada target market.

Pembagian produk ini bisa diberikan secara cuma-cuma dalam bentuk sample atau tester.

Apabila produk Anda digital dan strategi di atas tidak memungkinkan, ada cara lain seperti free subscription atau free trial.

 4. Mendata Pelanggan/Target Market

Memasarkan produk ke target market yang tepat adalah yang terpenting dalam strategi pemasaran produk Anda.

Oleh karena itu, mengumpulkan data pelanggan merupakan kegiatan yang sangat kami rekomendasikan.

Pada saat proses perkenalan produk ataupun penjualan berlangsung, pastikan Anda mendapatkan data pelanggan sesuai dengan kebutuhan Anda sehingga akan berguna untuk strategi promosi maupun rencana perusahaan berikutnya.

Banyak yang bisa dilakukan untuk mengambil data pelanggan Anda secara akurat, misalnya dengan survei pengolahan data secara online melalui social media.

Data tersebut dapat digunakan secara efektif dalam pembentukan strategi pemasaran produk Anda –dari segi bahasa, teknik pemasaran, dan jenis produk yang Anda tawarkan.

 5. Berikan Insentif untuk Setiap Rekomendasi

Word of mouth merupakan salah satu tipe pemasaran yang sangat efektif.

91% pembeli cenderung akan lebih percaya membeli produk yang direkomendasikan temannya.

Untuk menunjang pemasaran produk secara word of mouth, berikan insentif bagi pelanggan setia Anda yang memberikan rekomendasi kepada calon pelanggan lainnya untuk menggunakan produk dari brand yang Anda pasarkan.

Insentif dapat diberikan dalam wujud yang berbeda, seperti kupon diskon, sejumlah uang, atau produk Anda sendiri.

Dengan cara tersebut, pelanggan setia Anda akan terus menggunakan dan semakin semangat untuk merekomendasikan produk Anda. Hal itu tentunya merupakan salah satu strategi promosi yang jitu!

 6. Tempatkan Produk di Tempat yang Tepat

Selain pemasaran produk ke target market yang tepat, penempatan produk yang baik juga sangatlah penting.

Anda bisa saja memindahkan produk Anda untuk diletakkan diantara 2 jenis produk lain yang merupakan komplementer dari jenis produk yang Anda jual.

Misalnya, apabila Anda menjual alat baterai, akan sangat mengundang pembeli apabila diletakkan bersebelahan dengan sebuah produk elektronik.

Dengan memanfaatkan segi letak produk dalam toko, tentunya ini menjadi strategi pemasaran produk yang jitu.

 7. Lakukan Kegiatan Amal/CSR (Corporate Social Responsibility)

Siapa yang tidak suka produk yang identik dengan karakteristik cerdas atau ramah lingkungan?

Salah satu yang memicu pelanggan untuk membeli produk Anda adalah apabila mereka berpikir telah melakukan sebuah keputusan pembelian yang tepat.

Salah satu strategi promosi yang memanfaatkan psikologi ini adalah dengan menunjukkan rasa peduli brand Anda terhadap isu di sekitar masyarakat yang biasa ditunjukkan melalui kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility).

Contohnya adalah dengan menggunakan kandungan yang ramah lingkungan atau dengan melakukan penggalangan dana yang akan disumbangkan ke sebuah komunitas atau organisasi.

Namun label ramah lingkungan sebaiknya benar-benar terkandung dalam produk Anda, jangan membohongi pelanggan demi strategi pemasaran produk Anda saja.

Dengan kegiatan ini, brand Anda akan mendapatkan label baik dan disukai oleh masyarakat.

 8. Gunakan Barang Promosi

Di atas tadi telah dibahas bahwa salah satu strategi pemasaran produk yang efektif adalah dengan membagikan free sample.

Selain menjalankan strategi pemasaran dengan cara tersebut, Anda juga boleh membagikan barang promosi seperti kaos, kalender dan merchandise lainnya yang mencantumkan logo brand Anda.

Sehingga ketika barang promosi tersebut digunakan oleh seseorang, maka barang tersebut telah mengingatkan orang disekitarnya untuk menggunakan produk dari brand tersebut.

 9. Susun Acara untuk Mengapresiasi Pelanggan

Sebagai ucapan terima kasih atas kesetiaan pelanggan Anda,

Selenggarakan acara khusus hanya untuk para pelanggan setia produk yang akan Anda promosikan.

Susunlah acara yang menarik, banyak hadiah dan tanpa ada stand untuk berjualan serta tanpa harus memaksa para peserta membeli apa pun pada acara tersebut.

Acara seperti ini bisa dalam bentuk workshop, gala dinner, atau mengundang pelanggan setia Anda ke peluncuran atau acara ulang tahun produk Anda.

Langkah 1: Jaga kualitas produk
Promosi sering diartikan sebagai kegiatan yang agresif ke luar. Padahal usaha promosi produk harus dimulai dari produk itu sendiri.

Dalam hal ini, konsistensi cita rasa perlu diperhatikan. Jangan sembarangan mengubah bumbu atau bahan yang diperlukan dalam proses pembuatan makanan. Kita pernah menemui penjual makanan kesukaan yang tiba-tiba rasa atau tekstur makanannya berubah dibandingkan saat terakhir kita mencicipinya. Umumnya konsumen akan merasakan kekecewaan jika makanan yang Anda jual kadang terasa lezat sekali minggu lalu, sedang-sedang saja di hari yang lain, atau sama sekali tidak menerbitkan selera makan pada hari ini.  Cara/ prosedur memasak juga perlu diperhatikan karena bisa mengakibatkan perubahan.

Langkah 2: Manfaatkan peristiwa-peristiwa yang mengundang keramaian

Efektivitas berpromosi dalam situasi yang ramai biasanya lebih tinggi daripada situasi yang lebih sepi. Kunjungi dan berpartisipasilah sebagai pengisi booth di bazaar, eksibisi, pasar malam, perayaan resmi momen tertentu.

Di sini Anda bisa merancang sebuah paket promosi spesial yang menarik, misalnya yang memberikan kesempatan terbatas untuk menikmati potongan harga dalam persentase tertentu atau mengadakan kontes.

Langkah 3: Cetak dan sebarkan selebaran di tempat yang tepat
Satu strategi ampuh untuk memberitahu pada sebanyak mungkin konsumen potensial ialah dengan membuat brosur dan menyebarkannya pada orang-orang yang potensial menjadi konsumen setia. Sertakan gambar yang menarik dilengkapi kontak untuk menghubungi jika ingin memesan dalam brosur Anda. Selain itu, trik lain agar selebaran Anda tidak begitu saja dibuang adalah dengan mencantumkan isi yang bermanfaat di dalamnya. Misalnya, Anda bisa sertakan resep makanan, pengetahuan tentang bahan makanan, trik mengolah bahan makanan, atau informasi lain yang kiranya relevan dengan industri kuliner.

Langkah 4: Cetak dan rekatkan stiker di benda-benda yang dilihat banyak orang

Mencetak stiker adalah hal mudah tetapi yang menjadi pekerjaan rumah berikutnya ialah menemukan tempat yang bisa sedemikian rupa bisa terlihat oleh khalayak ramai dengan mudah.

Langkah 5: Buat peta lokasi penjualan di kemasan produk Anda

Lokasi yang kurang strategis kadang menjadi kendala tersendiri bagi sebuah usaha untuk berkembang lebih besar. Mungkin kelezatan makanan Anda sudah tidak dipertanyakan lagi, tetapi jika orang sulit untuk membeli langsung ke tempat usaha Anda maka semua usaha Anda bisa sia-sia. Untuk itu, berikanlah petunjuk bagi pelanggan yang ingin membeli dengan sebuah peta lokasi toko atau pabrik Anda. Dan dengan mengetahui lokasi lebih baik, konsumen juga bisa menyebarkan keberadaan usaha Anda dengan lebih baik.

Langkah 6: Gabung dalam komunitas

Jadilah bagian dari sebuah perkumpulan atau komunitas agar lebih banyak orang bisa mengetahui keberadaan usaha makanan Anda. Selain itu, Anda bisa juga saling bertukar informasi dengan anggota komunitas lain dan menemukan peluang baru.

Langkah 7: Berinteraksi di berbagai media

Sebarkanlah keberadaan usaha bukan hanya dengan promosi ‘direct selling’ yang terbuka tetapi juga berusaha membangun sebuah komunikasi dua arah dengan masyarakat sekitar. Anda bisa menggunakan jalur-jalur konvensional seperti radio atau televisi (yang notabene membutuhkan anggaran khusus yang tidak sedikit) atau dengan jalur baru, yaitu jejaring sosial yang lebih murah tetapi membutuhkan waktu dan strategi untuk menjangkau orang dan mengubah mereka menjadi pelanggan.

Langkah 8: Perkenalkan ke departemen dan instansi terdekat

Perkenalkanlah produk makanan Anda kepada instansi dan departemen yang relevan di sekitar Anda. Misalnya kepada Dinas Pariwisata atau Departemen Perindustrian, Departemen Koperasi dan UKM.

Langkah 9: Bekerjasama dengan agen perjalanan

Mungkin langkah ini jarang terpikirkan. Namun jika makanan yang Anda produksi lekat dengan citra suatu kawasan atau daerah, Anda bisa menuai peluang bisnis dari para pemakai jasa agen perjalanan yang melewati toko atau daerah Anda. Anda bisa beri penawaran menarik berupa imbalan bagi agen perjalanan yang bisa mendatangkan pembeli ke usaha Anda.

Langkah 10: Buat program diskon di waktu-waktu spesial

Rancang sebuah program diskon pada waktu-waktu khusus yang  menarik sebagian besar orang untuk merayakannya dengan membeli produk makanan Anda. Selain waktu-waktu khusus seperti hari besar, libur, dan sebagainya, Anda bisa lakukan ini pada hari-hari saat transaksi lebih sepi dari biasanya.

Berikan potongan harga untuk event – event tertentu

Memberikan potongan harga pada event – event tertentu seperti pada saat grand opening bisnis, atau pada saat ulang tahun usahamu, bisa menjadi pilihan tepat untuk mempromosikan bisnis kamu. Selain itu kamu juga dapat memberikan paket harga khusus pada saat hari – hari terttentu, misalnya memberikan harga paket keluarga di hari – hari liburan, maupun hari raya seperti lebaran, atau tahun baru.

Dengan adanya potongan harga, ternyata cukup menjadi daya tarik tersendiri bagi para konsumen untuk berkunjung ke tempat usahamu. Disamping itu, kamu juga dapat menggunakan brosur, pamflet, ataupun spanduk untuk mempromosikan potongan harga yang ditawarkan restoran atau warung makanmu.

Keranjang>>